Sabtu, 22 Oktober 2011

cabang seni

CABANG SENI
1. Seni musik atau seni Suara
Seni musik atau seni suara adalah karya seni yang sampaikan melalui media suara.
2. Seni tari atau seni gerak
Gerakyang dimaksud adalah gerak yang ritmis dan indah. Irama, gerak, pembawaan, serta penghayatan merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Seni Atari sendiri merupakan suatu perwujudan segala tekanan emosi yang dituangkan dalam bentuk gerak seluruh anggota tubuh secara teratur dan berirama sesuai dengan musik pengiringnya.
3. Seni drama
Seni drama mempunyai persamaan dengan seni tari, yakni mempunyai unsure gerak. Gerak pada seni drama merupakan gerak makna atau gerak acting. Salah satu jenis drama , yaitu pantomime, merupakan gerak dari ucapan dalam serangkaian seni drama.
4. Seni Rupa
Seni rupa merupakan seni yang ada wujudnya, artinya karya seni tersebut dapat sicerap dengan menggunakan indra penglihatan. Lengkapnya Seni rupa adalah segala manifestasi batin dan pengalaman sestetis dengan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap-terang. Contohnya, yaitu lukisan, Puisi, Cerpen, Patung, dll.
C. Fungsi seni
1. Untuk kebutuhan individu
a. Kebutuhan Fisik
Sejarah membuktikan bahwa perkembangan seni musik selalu seiring dengan peradaban mausia. Sejhak dulu, benda-benda diciptakan dengan mempertimbangkan nilai seni. Misalnya, model baju yang bernilai seni tinggi tentu harganya jauh lebih mahal dibanding yang kurang berseni.
b. Kebutuhan Emosional
Manusia juga mempunya kebutuhan emosional yang harus dipenuhi. Saat sedang sedih, gembira, dan sebagainya. Lewat seni inilah seseorang dapat mengungkapkan perasaan dan daya imajinasinya atau menikmati seni tersebut untuk menghibur hatinya. Untuk itulah orang seringkali melukis, bernyayi, membuat puisi, mendengarkan lagu atau menonton drama.
2. Untuk Kebutuhan Sosial
a. Dibidang Agama
Banyak sekali fungsi seni dibidang agama. Misalnya bangunan masjid atau tempat peribadatan lain yang dibangun dengan seni artistic. Selain itu orang dapat berdakwah melaui seni musik yaitu dengan lagu-lagu religi. Orang dapat menyampaikan pesan-pesan religi melalui sebuah drama. Atau menggambarkan kekuasaan Allah SWT melalui Lukisan dan kaligrafi.
b. Dibidang Pendidikan
Setiap bangsa selalu mengharapkan masyarakatnya mempunyai budi perketi luhur. Salah Satu caranya adalah melalui pendidikan seni, karena dapat menimbulkan pengalaman estetika bahkan etika. Seni memberi manfaat untuk membimbing serta mendidik mental dan tingkah laku seseorang supaya berubah menjadi kondisi yang lebih baik. Selain itu seni juga mampu membantu dalam proses belajar mengajar. Melalui gambar maka materi yang diterangkan semakin jelas. Ataupun melalui lagu maka bacaan yang dihafal semakin mudah diingat. Karena pada dasarnya orang lebih mudah menghafal lagu dibandingkan menghafal rumus. Benar atau tidak?
c. Dibidang Komunikasi
Bahasa merupakan alat komunikasi simple yang mudah dimengerti. Tapi, seni juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi. Misalnya seorang seniman musik dapat berkomunikasi melalui serangkaian nada dengan semua orang yang ada dinegaranya bahkan dunia.
d. Dibidang Rekreasi
`Bila rasa jenuh menyerang diri kita maka salah satu obatnya dalah berlibur atau berekreasi. Misalnya menonton di Bioskop, Menonton Konser musik, mendengarkan lagu, Membuat pesta “ajeb-ajeb” atau pergi kepantai dan menyaksikan karya seni dari sang pencipta.







CABANG SENI
1. Seni musik atau seni Suara
Seni musik atau seni suara adalah karya seni yang sampaikan melalui media suara.
2. Seni tari atau seni gerak
Gerakyang dimaksud adalah gerak yang ritmis dan indah. Irama, gerak, pembawaan, serta penghayatan merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Seni Atari sendiri merupakan suatu perwujudan segala tekanan emosi yang dituangkan dalam bentuk gerak seluruh anggota tubuh secara teratur dan berirama sesuai dengan musik pengiringnya.
3. Seni drama
Seni drama mempunyai persamaan dengan seni tari, yakni mempunyai unsure gerak. Gerak pada seni drama merupakan gerak makna atau gerak acting. Salah satu jenis drama , yaitu pantomime, merupakan gerak dari ucapan dalam serangkaian seni drama.
4. Seni Rupa
Seni rupa merupakan seni yang ada wujudnya, artinya karya seni tersebut dapat sicerap dengan menggunakan indra penglihatan. Lengkapnya Seni rupa adalah segala manifestasi batin dan pengalaman sestetis dengan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap-terang. Contohnya, yaitu lukisan, Puisi, Cerpen, Patung, dll.
C. Fungsi seni
1. Untuk kebutuhan individu
a. Kebutuhan Fisik
Sejarah membuktikan bahwa perkembangan seni musik selalu seiring dengan peradaban mausia. Sejhak dulu, benda-benda diciptakan dengan mempertimbangkan nilai seni. Misalnya, model baju yang bernilai seni tinggi tentu harganya jauh lebih mahal dibanding yang kurang berseni.
b. Kebutuhan Emosional
Manusia juga mempunya kebutuhan emosional yang harus dipenuhi. Saat sedang sedih, gembira, dan sebagainya. Lewat seni inilah seseorang dapat mengungkapkan perasaan dan daya imajinasinya atau menikmati seni tersebut untuk menghibur hatinya. Untuk itulah orang seringkali melukis, bernyayi, membuat puisi, mendengarkan lagu atau menonton drama.
2. Untuk Kebutuhan Sosial
a. Dibidang Agama
Banyak sekali fungsi seni dibidang agama. Misalnya bangunan masjid atau tempat peribadatan lain yang dibangun dengan seni artistic. Selain itu orang dapat berdakwah melaui seni musik yaitu dengan lagu-lagu religi. Orang dapat menyampaikan pesan-pesan religi melalui sebuah drama. Atau menggambarkan kekuasaan Allah SWT melalui Lukisan dan kaligrafi.
b. Dibidang Pendidikan
Setiap bangsa selalu mengharapkan masyarakatnya mempunyai budi perketi luhur. Salah Satu caranya adalah melalui pendidikan seni, karena dapat menimbulkan pengalaman estetika bahkan etika. Seni memberi manfaat untuk membimbing serta mendidik mental dan tingkah laku seseorang supaya berubah menjadi kondisi yang lebih baik. Selain itu seni juga mampu membantu dalam proses belajar mengajar. Melalui gambar maka materi yang diterangkan semakin jelas. Ataupun melalui lagu maka bacaan yang dihafal semakin mudah diingat. Karena pada dasarnya orang lebih mudah menghafal lagu dibandingkan menghafal rumus. Benar atau tidak?
c. Dibidang Komunikasi
Bahasa merupakan alat komunikasi simple yang mudah dimengerti. Tapi, seni juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi. Misalnya seorang seniman musik dapat berkomunikasi melalui serangkaian nada dengan semua orang yang ada dinegaranya bahkan dunia.
d. Dibidang Rekreasi
`Bila rasa jenuh menyerang diri kita maka salah satu obatnya dalah berlibur atau berekreasi. Misalnya menonton di Bioskop, Menonton Konser musik, mendengarkan lagu, Membuat pesta “ajeb-ajeb” atau pergi kepantai dan menyaksikan karya seni dari sang pencipta.



CABANG SENI
1. Seni musik atau seni Suara
Seni musik atau seni suara adalah karya seni yang sampaikan melalui media suara.
2. Seni tari atau seni gerak
Gerakyang dimaksud adalah gerak yang ritmis dan indah. Irama, gerak, pembawaan, serta penghayatan merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Seni Atari sendiri merupakan suatu perwujudan segala tekanan emosi yang dituangkan dalam bentuk gerak seluruh anggota tubuh secara teratur dan berirama sesuai dengan musik pengiringnya.
3. Seni drama
Seni drama mempunyai persamaan dengan seni tari, yakni mempunyai unsure gerak. Gerak pada seni drama merupakan gerak makna atau gerak acting. Salah satu jenis drama , yaitu pantomime, merupakan gerak dari ucapan dalam serangkaian seni drama.
4. Seni Rupa
Seni rupa merupakan seni yang ada wujudnya, artinya karya seni tersebut dapat sicerap dengan menggunakan indra penglihatan. Lengkapnya Seni rupa adalah segala manifestasi batin dan pengalaman sestetis dengan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap-terang. Contohnya, yaitu lukisan, Puisi, Cerpen, Patung, dll.
C. Fungsi seni
1. Untuk kebutuhan individu
a. Kebutuhan Fisik
Sejarah membuktikan bahwa perkembangan seni musik selalu seiring dengan peradaban mausia. Sejhak dulu, benda-benda diciptakan dengan mempertimbangkan nilai seni. Misalnya, model baju yang bernilai seni tinggi tentu harganya jauh lebih mahal dibanding yang kurang berseni.
b. Kebutuhan Emosional
Manusia juga mempunya kebutuhan emosional yang harus dipenuhi. Saat sedang sedih, gembira, dan sebagainya. Lewat seni inilah seseorang dapat mengungkapkan perasaan dan daya imajinasinya atau menikmati seni tersebut untuk menghibur hatinya. Untuk itulah orang seringkali melukis, bernyayi, membuat puisi, mendengarkan lagu atau menonton drama.
2. Untuk Kebutuhan Sosial
a. Dibidang Agama
Banyak sekali fungsi seni dibidang agama. Misalnya bangunan masjid atau tempat peribadatan lain yang dibangun dengan seni artistic. Selain itu orang dapat berdakwah melaui seni musik yaitu dengan lagu-lagu religi. Orang dapat menyampaikan pesan-pesan religi melalui sebuah drama. Atau menggambarkan kekuasaan Allah SWT melalui Lukisan dan kaligrafi.
b. Dibidang Pendidikan
Setiap bangsa selalu mengharapkan masyarakatnya mempunyai budi perketi luhur. Salah Satu caranya adalah melalui pendidikan seni, karena dapat menimbulkan pengalaman estetika bahkan etika. Seni memberi manfaat untuk membimbing serta mendidik mental dan tingkah laku seseorang supaya berubah menjadi kondisi yang lebih baik. Selain itu seni juga mampu membantu dalam proses belajar mengajar. Melalui gambar maka materi yang diterangkan semakin jelas. Ataupun melalui lagu maka bacaan yang dihafal semakin mudah diingat. Karena pada dasarnya orang lebih mudah menghafal lagu dibandingkan menghafal rumus. Benar atau tidak?
c. Dibidang Komunikasi
Bahasa merupakan alat komunikasi simple yang mudah dimengerti. Tapi, seni juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi. Misalnya seorang seniman musik dapat berkomunikasi melalui serangkaian nada dengan semua orang yang ada dinegaranya bahkan dunia.
d. Dibidang Rekreasi
`Bila rasa jenuh menyerang diri kita maka salah satu obatnya dalah berlibur atau berekreasi. Misalnya menonton di Bioskop, Menonton Konser musik, mendengarkan lagu, Membuat pesta “ajeb-ajeb” atau pergi kepantai dan menyaksikan karya seni dari sang pencipta.






Pengertian seni , cabang-cabang seni, unsur-unsur seni, sifat dasar seni secara umum 7.1
Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:
Kompetensi Dasar :
1. Mengindetifikasikan jenis karya seni rupa terapan daerah setempat




Pengertian Seni
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).


Cabang-cabang seni
• Estetika
• Musik
• Seni Rupa
• Seni Pertunjukan
• Seni Tradisional
• Seni Konteporer
Cabang Cabang Seni
Diposkan oleh rhea.rhea on Selasa, 23 Juni 2009
Seni berdasarkan bentuk pengungkapannya dibedakan menjadi 5 cabang, yaitu:


a. Seni Tradisional, yaitu bentuk seni yang berpedoman pada suatu aturan / kaidah secara turun temurun, terdiri dari:


1) Seni Primitif, yaitu seni yang lahir dari bentuk kebudayaan yang paling awal dan belum mendapat pengaruh dari luar

2) Seni klasik, yaitu seni yang telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan

b. Seni modern, yaitu bentuk seni yang telah mendapat pengaruh dari barat yang mengolah kaidah sebelumnya

c. Seni penglihatan (Visual Art), yaitu seni yang dinikmati lewat mata, contoh, seni patung, film, Tari, pantomim dll

d. Seni pendengaran (Auditory Art), yaitu seni yang di nikmati lewat telinga, contoh; seni musik, puisi, prosa dll

e. Seni penglihatan dan pendengaran (Audiotory Visual Art), yaitu seni yang dinikmati lewat mata dan telinga, contoh seni Tari, seni film, dll





Cabang – cabang seni
A. Seni berdasarkan bentuk pengungkapannya dibedakan menjadi 2 cabang, yaitu:
a. Seni Tradisional, yaitu bentuk seni yang berpedoman pada suatu aturan / kaidah secara turun temurun, terdiri dari:
1) Seni Primitif, yaitu seni yang lahir dari bentuk kebudayaan yang paling awal dan belum mendapat pengaruh dari luar
2) Seni klasik, yaitu seni yang telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan
b. Seni modern, yaitu bentuk seni yang telah mendapat pengaruh dari barat yang mengolah kaidah sebelumnya
c. Seni penglihatan (Visual Art), yaitu seni yang dinikmati lewat mata, contoh, seni patung, film, Tari, pantomim dll
d. Seni pendengaran (Auditory Art), yaitu seni yang di nikmati lewat telinga, contoh; seni musik, puisi, prosa dll
e. Seni penglihatan dan pendengaran (Audiotory Visual Art), yaitu seni yang dinikmati lewat mata dan telinga, contoh seni Tari, seni film, dll

B. Seni sebagai media pengungkapan terbagi atas 5 cabang yaitu;
a. Seni rupa, yaitu seni yang mengungkapkan melalui media bahan, cat (pewarna), garis dan bentuk
b. Seni musik, yaitu seni yang diungkapkan melalui media bunyi – bunyian atau suara
c. Seni Tari, yaitu media seni yang diungkapkan melalui media gerakan tubuh
d. Senai sastra, yaitu seni yang diungkapkan melalui media kata dan bahasa
e. Seni Teater, yaitu seni yang diungkapkan melalui media kata, gerak, bunyi/suara dan rupa (merupakan seni multimedia)

a. Cabang - cabang seni rupa yaitu:
- Berdasarkan bentuknya yaitu terdiri dari:
1) seni rupa Dwi matra, yaitu karya seni yang diwujudkan pada bidang dua dimensi yang hanya dapat dinikmati hanya dengan satu arah pandangan saja. Contohnya seni lukis, gambar dan grafis
2) seni rupa Tri – Matra, yaitu karya seni yang diwujudkan pada benda yang bisa kita nikmati hasilnya dari berbagai arah pandangan. Contohnya: seni patung seni kerajinan, seni bangunan

C. Berdasarkan nilai dan tujuannya terdiri dari :
1) Seni murni (Fine Art), yaitu karya seni yang semata – mata hanya untuk dinikmati nilai seninya secara langsung seperti seni lukis, seni patung, seni Tari, seni musik dll
2) Seni pakai (Applied Art) yaitu karya seni yang memiliki nilai praktis yang dapat dipergunakan untuk kepentingan hidup sehari – hari, contohnya, pakaian, senjata, peralatan rumah tangga dan lain - lain

b. Cabang – cabang seni musik yaitu:
- Berdasarkan bentuknya terdiri :
1) Musik vokal, yaitu musik yang dinyanyikan dengan suara manusia
2) Musik istrumental, yaitu musik yang menggunakan alat yang bergetar
3) Musik campuran, yaitu musik perpaduan antara vokal dan instrumental
- Berdasarkan fungsinya terdiri:
1) Musik untuk upacara, contohnya: Degung Tanjidor dll
2) Musik untuk bela diri, contohnya Pencak Silat dan benjang dll
3) Musik untuk hiburan: contohnya Ogel, Ronggeng Gunung, Longser, Tarling dll

- Berdasarkan bentuknya terdiri dari:
1) Musik Tradisional, contohnya; Calung, Angklung, Degung
2) Musik Modern, contohnya; Symponi, Konset dll

c. Cabang – cabang seni Tari yaitu:
- Berdasarkan fungsinya terdiri dari:
1) Tari upacara (pemujaan/adat), contohnya Tari Dodot (Banten), Tari Sampiung (Rancakalong) dan Tari kengkong
2) Tari Hiburan (Tari pergaulan), contohnya: Tari Jaipong (Sunda), Tayub (Jateng)
3) Tari Pertunjukan, contoh; Tari Ksatria dan Tari Pesona
4) Tari Terapi (untuk penyembuhan), contohnya; Tari Saman (Aceh)
5) Tari pendidikan (terutama di Taman Kanak Kanak), contoh; Tari Ayam Sambung

- Berdasarkan jumlah pelakunya
1) Tari tunggal, contohnya Tari Topeng (Sunda) Tari TRUNAJAYA (Bali), Tari Kelana (Jawa)
2) Tari berpasangan, contoh; Tari Payung dan Serampang Dua Belas (Sumatra), Jaipong (Sunda)
3) Tari Bertiga, contoh; Tari Blancir (Jawa), Tari Lenggong (Bali)
4) Tari Berempat, contoh; Tari Bungko (Sunda), Serimpi (Jawa)
5) Tari Masal/Kelompok (lebih dari 5 penari), terbagi atas:
- Tari Tanpa Lakon, contoh; Tari Rudet (sunda)
- Tari Berlakon (Drama Tari), Wayang Wong (Jawa), Topeng
- Tari Berlakon Kreasi Baru: Jaka Tarub, Sangkuriang dll

d. Cabang – cabang seni Teater, yaitu:
- Berdasarkan bentuknya terdiri atas:
1) Teater Tradisional, contohnya Lenong, Ludruk, Longser
2) Teater klasik, contohnya: Wayang Golek, Wayang Kulit dll
3) Teater transisi/peralihan, contohnya Stambul, Srimulat
4) Teater modern, contohnya: Teater Pelangi dan Teater Monserrat
- Berdasarkan naskahnya terdiri dari:
1) Teater Tragedi, contohnya cerita Sangkuriang
2) Teater Komedi, contohnya : Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontany
3) Teater Absur, contohnya Kapai – Kapai karya Aripin C Noor




Seni kontemporer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini; jadi seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Misalnya lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. Begitu pula dengan tarian, lebih kreatif dan modern.
Kata “kontemporer” yang berasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” (waktu). Sehingga menegaskan bahwa seni kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Atau pendapat yang mengatakan bahwa “seni rupa kontemporer adalah seni yang melawan tradisi modernisme Barat”. Ini sebagai pengembangan dari wacana pascamodern (postmodern art) dan pascakolonialisme yang berusaha membangkitkan wacana pemunculan indegenous art (seni pribumi). Atau khasanah seni lokal yang menjadi tempat tinggal (negara) para seniman.
Secara awam seni kontemporer bisa diartikan sebagai berikut:
1. Tiadanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas antara seni lukis, patung, grafis, kriya, teater, tari, musik, anarki, omong kosong, hingga aksi politik.
2. Punya gairah dan nafsu "moralistik" yang berkaitan dengan matra sosial dan politik sebagai tesis.
3. Seni yang cenderung diminati media massa untuk dijadikan komoditas pewacanaan, sebagai aktualitas berita yang fashionable.


http://www.ahlidesain.com/nirmana-dwimantra.html
Nimana dwimatra atau seringkali disebut nirmana dua dimensi biasanya dibuat di atas media canvas atau kertas. nirmana dwimatra masuk dalam tutorial desain grafis. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa.
Di dalam Nirmana, seseorang akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan seni rupa dan desain pada level dasar seperti mempelajari garis, bidang, bentuk dan gempal ( dimensi dan tebal ). Pada nirmana dwi matra biasa kita akan mempelajari bagaimana nirmana dibentuk sesuai dengan tata rupa yang pastinya mempunyai kaidah dan prinsip seni rupa.
Untuk mendapatkan nirmana dwi matra biasanya dimulai dari pembuatan objek dasar seperti persegi, lingkaran, segitiga, segi lima, segi enam dan bentuk dasar lainnya. Bentuk dasar tersebut kemudian ditata dan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah pola. Pola dan bentuk dari nirmana dwimatra biasanya disusun dengan cara memutar objek dua dimensi ( rotate ), memiringkan objek ( skew ), menduplikasi objek ( duplicate ), merubah ukuran ( transform ), membalik objek dwimatra ( mirror ), dan atau langkah kombinasi dari kesemuanya.
Cara-cara nirmana dwimatra juga bisa dilakukan pada objek trimatra atau objek tiga dimensi. Hanya saja berbeda pada bidang dan objeknya saja.
Contoh nirmana dwimatra adalah sebagai berikut :







Lantas, sebenarnya apa yang membuat nirmana menjadi menarik. Mungkin sampai saat ini masih banyak pendapat mengenai hal ini. Seperti kompleksitas, harmoni, banyaknya bentuk, banyaknya warna, penipuan mata ( terkadang objek nirmana dwimatra membuat seakan-akan bergerak padahal tidak ). Tapi kesemuanya berujung pada bagaimana cara pandang kita atau cara pandang audience sendiri. Ini lebih menuju pada unsur seni dan estetika seni rupa atau estetka desain grafis.

http://imajiku-diksi.blogspot.com/2008/05/karya-seni-rupa-berdasarkan-dimensi-dan.html

KARYA SENI RUPA BERDASARKAN DIMENSI DAN KEGUNAAN
1. PEMBAGIAN BERDASARKAN DIMENSI

Pengertian dimensi adalah ukuran yang meliputi panjang, lebar, dan tinggi. Karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar disebut sebagai karya seni rupa dua dimensional. Sedangkan karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran disebut karya tiga dimensional atau trimatra. Karya seni tiga dimensi dapat dinikmati dari segala sudut pandang; dari depan, atas, samping, maupun bawah. Tetapi karya seni rupa tiga dimensi yang dinikmati dari bawah tidak terlalu banyak, yaitu karya seni yang diletakkan dengan cara digantung atau melayang di angkasa.
Jika dirinci berdasarkan dimensinya:
a. Karya seni rupa dua dimensi (dwimatra), contoh: lukisan, gambar, batik, foto, ilustrasi, kaligrafi, hiasan pada piring, dll.
b. Karya seni rupa tiga dimensi atau trimatra, contoh; patung, monumen, mebel. rumah, pesawat, sepatu, sandal, tas, dll.

2. PEMBAGIAN BERDASARKAN KEGUNAAN

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak terlepas dari karya seni, seperti untuk duduk maka diperlukan sebuah kursi, untuk makan diperlukan alas berupa piring atau mangkuk. Berdasarkan kegunaan ini, karya seni rupa dapat dibedakan antara karya seni rupa terapan dan karya seni rupa murni.
a. Karya seni rupa terapan/ pakai (applied art/ useful art), yaitu karya seni yang mengalami fungsi ganda.
Pertama, sebagai alat bantu kehidupan sehari-hari, dan kedua segi keindahan untuk pemenuhan rasa kepuasan batin. Karya seni yang mempunyai fungsi ganda contohnya pakaian, rumah, pisau, sepatu, kendaraan, tas, jam tangan, sabuk, kacamata, dll.
b. Karya seni murn i (fine art/ seni indah) adalah karya yang terlepas dari segi kegunaan lain, kecuali nilai pemenuhan kebutuhan emosional sebag ai alat ekspresi. Contoh: lukisan, patung, relief, dll

2 komentar: